Untuk menghilangkan rasa jenuh karena tinggal di rumah terus selama Pandemi Covid-19, salah satu kegiatan yang aman adalah berkebun di Rumah.

Berikut adalah tips berkebun di rumah :

1. Pilih tanaman yang disukai
Mulailah dengan menanam tanaman yang Anda sukai. Anda dapat menanam buah favorit, sayur yang disukai seluruh anggota keluarga, atau bunga yang harum.

Anda juga bisa menanam tanaman yang pasti dibutuhkan oleh keluarga, misalnya cabai atau tomat. Bisa pula memulai dengan tanaman yang mudah ditanam dan dirawat seperti bayam dan kaktus.

Setelah itu, siapkan bibit tanaman tersebut untuk ditanam di rumah. Bibit bisa didapatkan di penjual tanaman dan secara online.

Anda juga bisa memanfaatkan biji buah atau tanaman yang ada di dapur untuk dipindahkan ke media tanam. Misalnya biji tomat, biji cabai, dan biji stroberi bisa langsung ditanam ke media tanam.

2. Area dengan cahaya matahari yang cukup
Setelah memilih bibit, pilihlah lokasi yang tepat untuk menumbuhkan tanaman. Salah satu pertimbangan penting untuk menumbuhkan tanaman adalah cahaya matahari yang cukup.

Pilihlah area yang memiliki cahaya matahari yang cukup. Sayuran rata-rata membutuhkan cahaya matahari sekitar enam jam per hari.

Memanfaatkan atap rumah atau rooftop juga bisa dilakukan untuk berkebun dan mendapatkan cahaya matahari yang optimal. Anda juga bisa menanam tanaman yang diletakkan di dekat jendela atau di pagar.

3. Persiapkan media tanam
Setelah menyiapkan bibit, persiapkan pula media tanam untuk menumbuhkan tanaman tersebut. Media tanam atau media tumbuh yang paling umum adalah tanah. Sebagian tanaman juga bisa tumbuh di air atau dikenal dengan hidroponik.

Gunakan tanah yang bernutrisi tinggi atau yang sudah digemburkan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

4. Instalasi vertikal
Pada area yang sempit atau tidak memiliki pekarangan, Anda bisa menggunakan instalasi vertikal untuk berkebun. Instalasi vertikal memungkinkan tanaman ditanam dari dari atas ke bawah.

Instalasi vertikal dapat dibuat sendiri atau memanfaatkan dinding.

5. Kompos
Tanaman membutuhkan media tanam yang bernutrisi tinggi. Tambahkan media tanam dengan kompos atau sekam. Kompos bisa dibeli atau dibuat sendiri dari sisa sampah organik dapur.

Setelah menanam, rutinlah untuk merawat dengan menyiram tanaman setiap hari. Saat tanaman sudah berbuah, jangan lupa untuk dipanen dan siap dikonsumsi.

Bagi sebagian orang, berkebun boleh jadi menjadi sebuah proses panjang. Sebab saat menanam, tanaman Anda bisa jadi tak langsung hidup atau bahkan berbuah.

Karena itu perlu kesabaran dalam perawatan dan mempelajari sifat masing-masing yang Anda tanam. Ada yang bilang, di sinilah seninya berkebun. [CNN Indonesia]

Anda ingin melakukan renovasi rumah, apartemen atau bangun baru?
RENOVASI CIBUBUR siap membantu.